Sabtu, 29 Oktober 2011

Jejak

jejak
Hmmm,,,lama sekali ingin saya tulis tentang perjalanan ini, tapi blum kesampaian,,,(maklum sok sibuk ^^V).
Nah sekaranglah waktu yang lumayan tepat, setelah 1 bulan lebih mengurus Berkas2 KKN, melengkapi dan menghadapi panitia yang menurut saya berat sebelah alias tidak adil ( astagfirullah,, Husnudzon mimin) maap ye bapak dan ibu panitia :) , DAN tereret.............sampailah  dihari pemberangkatan, dengan berbekal 1 travelbag, Tas Ransel dan sebuah tas kecil untuk tempat Hp+dompet dan mari berangkat ke medan laga *Eh
Pukul 07.45 lapangan Basket PKM unhas merah menyala oleh seragam KKN mahasiswa unhas GEL.80, lapangan penuh sesak dan saya  adalah salah satu mahasiswa itu, acara pelepasan kali ini ngaret hampir 2 jam lebih ( maklum indonesia tak pernah beres dengan masalah yang satu ini ^^V). Sekitar pukul 10 acara pelepasan dimulai. lapangan basket PANAS, cuaca yang hari ini sengaja bersekongkol dengan baju KKN, seakan lengkap membuat hari ini penuh keringat.
tapi cuaca kali ini tak mempan buat saya berpindah dari tengah lapangan, saya tetap duduk. mematung, membisu, tanpa kata ditengah lapangan luas itu *lebay. 
sepintas ingatan saya kembali ke acara perpisahan di kos tdi. si lesung adek kecil saya yg hobinya morotin nangis hehe..Sesering apapun saya sama dia  bertengkar, secuek apapun setiap ketemu di kos. kami tetap saudara yg akan selalu merindukan :) #eaa. moment perpisahan tdi akan selalu di ingat sampai kpanpun, dan satu hal yg pasti  saya  akan sangat merindukan masakan kamu :(
 adegan drama melow sangat saya hindari, tapi hari ini tumpah juga,  saya jadi org yg paling sedih, uring2an hingga tetap kekeh berdiri di tengah lapangan walaupun  sinar matahari siap memanggang kuliat manis saya =)) , meninggalkan kamu  (read : adek) di makassar dengan keadaan yg culun, cupu dkk membuat saya khawatir. 1 bulan di makassar pasti akan membuatmu kesulitan beradaptasi. tapi akan selalu ada Allah yang akan menjagamu =)
dengan cinta
desa saotanre, dipelosok sulawesi

KKN "homesick"

 
Dusun lappa desa saotanre 28 hari dilokasi KKN

Hujan diluar makin lama makin deras, setelah mengajar di SMP. aku putuskan menumpang dirumah pak dusun. Berteduh dari kejaran hujan yang hari ini tak mau berkompromi denganku.  Basah jilbabkuL, Tapi tak apalah bukankah ini rahmat, lagipula aku sangat suka hujan. Aroma tanah basah dan tetesan air dari atap rumah menyatu membentuk irama yang khas..hmmmm hujan membuatku rindu... kau tahu apa yang sedang aku rindukan saat iniL???

Aku sedang  merindukan banyak hal..

·         Aku merindukan Lingkaran kecil yang penuh makna,, rindu tawa sebelum memulai L*qo, rindu nasehat dari orang2 didalamnyaJ

·         Aku merindukan wanita penuh kasih, senyumnya adalah penyemaangat dan kata2nya menentramkan hati..DIA MAMAKuJ

·         Aku merindukan ruangan 4x6 disudut lantai tiga Elektro, ruangan kecil namun penuh kenangan, rindu tilawah bersama, rindu taujih2 penyejuk hati dan ukhuwah..MADZ tercinta bgaimna kbarmu 1 bulan terakhir ini???

·         Aku merindukan tawa adek2 pasukan Bintang, rindu rumah KPAJ( komunitas Pecinta Anak Jalanan) SERTA ke –ISENGAN2 mereka..hmmm lama tak kesekolah ahadL

·         Aku merindukan SI lesung pipi, rindu makanan buatanmu(soalnya disini masak sendiri hehehe), rindu berantem denganmu dan rindu cuek2an denganMu,,hehheh SUER g’ada loe g’rame hehhe...special untuk ADEKku tersayang hahahJ

·         Rindu sahabat2,J.   Kisah kalian jadi inspirasi terbesarKU..mkasihhhh


Kegundahan Mahasiswa KKNL

Ketika hujan mebasahi BumiMU......

Kamis, 27 Oktober 2011

Kacamata

-->
17 OKtober 2011
**peristiwa di ujung senja…..
Setelah setengah hari bergelut dengan aktivitas kampus dan bercerita santai di Lab.Telkom sambil ditemani  si GORENGAN YANG Alhamdulillah bisa menggnjal perut  yang dari pagi belum pernah ditengok oleh sang nasi disebabkan sipemilik sibuk dengan kuliah, (begnilah nasib mahasiswaL..Lebay.com heheheJ)… angka dijam dinding lab Telkom menunjukkan Pkl. 18 kurang  5 menit, itu bertandah cwe ANTEK harus meninngalkan area TEKNIK ( Budaya yang sangat kusukai selama menjadi warga teknik) mudah2an  kebiasaan ini terus ada sampai kapanpunJ aamiin
                Setelah merasa cukup kenyang dan melirik hangat  pada jam dinding, kuraih tasku dan buru2 pulang dengan teman2 cwe yang lain,,,, aku sangat suka suasana sore, apalagi klw ada gerimis. Aroma tanah basah dan sinar matahari yang  siap meninnggalkan singgahsananya membuatku sangat kagum…hmmm AllahTrlalu baik, memberikan sesuatu yang sangat indah untuk hamba2nya tanpa mengharapkan Imbalan atwpun penghargaan. Ditengah  jalan pulang, aku tersadar bahwa hpku tertinggal di lab… hfffttt dengan berat hati  harus kembali ke lab Telkom,  menaiki satu persatu  anak tangga sampai ke lantai 3..itu berarti aku akan menaiki 60 anak tangga ( jgn ditanya knpa aku tw jumlah anak tangganya, karena itulah pekerjaanku setiap hari selama 3 tahun menaiki dan menuruni anak2 tangga tersebut…jumlah anak tangga itu diluar kepalaku sejak lama).
                Kembli ke lab dan kudptkn Si hp, dan mari kita pulang…lega..lega lega…si HP telah berada ditangan dan kaki telah siap menapaki jlan munuju kos…….beberapa saat kemudian arggg..kali ini aku kembali tersadar ternyata kacamataku  ketinggalan juga…menarik napas panjang kuputuskan untuk tidak kembali ke lantai 3 lgi. Kubiarkan si kacamata bermalam disudut lantai 3 berselimutkan angin malam semoga ada tangan yang berbaik hati menyimpan ditempat yang aman^/\^.
****** Akhir ini penyakit lupa sering menghampiriku, bukanji karena factor usia toh??? Oh itu tidak mungkin karena setelah cek kembali KTP umurku Alhamdulillah baru berkepala dua, masih muda sekali untuk mengidap penyakit itu….hmmm mungkin karena akhir2 ini bnyak sekali MID dan tugas, jdi tidak terlalu focus….mudah2an tidak berlanjut …(yang baca note aamiinin dongJ maksa.com hehhe).

Meja laboran…
***saat2 harus kerja tugas, namun malah milih nulis iniJ

Selasa, 11 Oktober 2011

KKN saotandre

****4 juli 2011 

Bismillah ... Hmmm SEMANGAD PAGI !!!!, Kangen berat ma BLOG Tercinta, lama tak di isi dengan Tulisan ANEHKU :-)wkwkwk, oke oke kali ini akan kuceritakan pengalaman unik yang hanya kumiliki,,( sok2hehheh) Desa Saoatanre Kec. Sinjai Tengah adalah Posko KKNKU, skrang masuk hari ke-5 kami berada disini, ya di desa yang sangat jauh dari keramaian kota, Desa menyeramkan(disekitarnya banyak pohon Cokelat, palem beserta dan kawan kawannya ) namun desa ini penuh dengan orang2 yang bersahaja:-). Pernah beberapa hari yang lalu aku tak sengaja Lewat didepan rumah seorang nenek yang sedang asyik menumbuk SAGU, akupun tertarik untuk melihatnya dari dekat, tanpa diduga2 nenek tersebut menawariku TEH dan makanan ringan(ALHAMDULILLAH Ya):-), tak seberapa mungkin menurut kalian tapi menurutku itu sangat luar biasa karena dikota makassar jarang kutemui orang2 seperti itu yang dengan senyum tulus menjamu tamunya:-). Banyak kejadian unik disini yang penuh hikma, seperti contoh kerja bakti kmarin. Di desa masih kental sekali rasa kekeluargaannya, saling membantu menyelesaikan tugas2 besar lainnya. Ayo intip FOTO2 kami...ehhheh *narsis.....
posko kami tercinta:)
kerja Bakti minggu pertama, salut buat bapak2 yg semangad kerja bakti
Mari menyapu,,,(tetap Narsis heheh)
Pahlawan Desa, Kerja tak kenal lelah

Minggu, 13 Februari 2011

Ukhuwah

Allah……

Semoga aku ingin lebih menghibur daripada dihibur ….

Memahami daripada dipahami….

Mencintai daripada dicintai….

Sebab….

Dengan memberi aku menerima….

Dengan memaafkan aku dimaafkan….

Dengan cinta aku bangkit kembali….

Dan ….

Dengan cinta aku hidup abadi….

(Menanti fajar kesadarn-Iip Wijayanto 2000)


Setiap kali melihat puisi itu, puisi yang tak sengaja kutemukan bersama tumpukan buku dilemari madz saat BBM ( bersih- bersih Mushallah Adz-dzarrah) 4 bulan yang lalu. Ada rasa yang menyesakkan dada. Ada yang mengalir hangat dipipi setiap mengingat peristiwa yang terjadi. Seperti sebuah film yang terekam dan diputar ulang. Ada haru, ada tawa, ada kesedihan, ada tangis, ada berbagai peristiwa yang tersimpan dengan sempurna dalam memory dan diberi titel “ KENANGAN”.

TApi, apakah semua kenangan selalu berakhir dengan manis???? Atau malah diakhiri dengan kepiluan????

Manusia ada kalanya mengalami kesedihan – kesedihan yang mendalam. Seakan –akan luka tak mau berhenti mengering, perih dan sakit. Disaat itulah biasanya kita membutuhkan seseorang di sekitar kita. Menghibur kita, siap memberikan bahu untuk kita bersandar, memberikan senyum penuh cinta untuk kita, serta memeluk kita dengan penuh kehangatan agar berkurang beban dijiwa. Sudahkah kita mendapatkannya???? Jika belum…. Cobalah untuk berkaca sejenak. Apakah sudah sedemikian sering kita memperlakukan hal yang sama kepada saudara kita??? Kita menghiburnya dikala dia sedih, menghapus air matanya disaat dia menangis, ikut merasakan kesenangannya diwaktu dia gembira, menjenguknya di saat kesehatannya menurun, menguatkannya diwaktu dia lemah.

Sudahkah kita melakukan itu semua????

Apakah kita mengetahui suasana hatinya sekarang..

Apakah kita mengetahui keadaan ruhiyahnya saat ini….

Apakah kita mengetahui hal-hal yang disembunyikan olehnya dari diri kita???

Jika belum…

Dimana kita saat dia menangis ???

Dimana kita saat dia merasa kedinginan atau kepanasan????

Apakah kita datang kepada saudara kita hanya karena kita membutuhkannya saja??

Setelah keperluan terpenuhi, kitapun meninggalkannya…lantas dimana hati kita???

Apakah kita mengetahui keadaannya setelah itu??..

Y Rabb, tangan ini tak mampu lagi menyusun huruf menjadi sebuah kata bahkan kalimat sungguh tak sanggup…

Y Rabb, malu rasanya diri ini menulis sesuatu yang masih hamba pelajari, pertanyaan2 itu terlalu menusuk, membekukan seluruh darah hingga tak ku rasakan Ia mengalir…teringat seseorang sahabat dulu mengadu :


“Ana sudah tak punya harapan lagi terhadap saudara2 ana… ana sudah tak peduli dengan sikap tidak peduli mereka…. Ana berhusnudzon kalau mereka punya amanah yang banyak …tidak mengapa…cukuplah Allah memperhatikan ana…itu lebih dari cukup.”


Pernahkah kalian mendapatkan kalimat yang sama??? Kalimat spontan yang keluar dari lisan saudara kita. Diwaktu dia membutuhkan kehadiran kita walaupun hanya senyum tulus. Sanggupkah kita menyempatkan waktu disela- sela kesibukkan. Masih tegakah kita jika kalimat tersebut keluar lagi dari lisan saudara seiman???

Bukankah rasulullah bersabda” tidak beriman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri(HR. bukhari – Muslim)

Sekarang, mari kita coba bertanya pada diri kita sendiri , sudahkah kita mencintai saudara kita dan itu bukan sekedar kata? Wallahu alam..

Moga bisa menjadi pembelajaran untuk ana dan banyak orang lain.

Sabtu, 08 Januari 2011

Aku Rindu....


Aku Rindu Dengan Zaman ItuAku rindu zaman ketika “halaqoh” adalah kebutuhan,bukan sekedar sambilan apalagi hiburanAku rindu zaman ketika “membina” adalah kewajiban,bukan pilihan apalagi beban dan paksaan

Aku rindu zaman ketika “dauroh” menjadi kebiasaan,
bukan sekedar pelengkap pengisi program yang dipaksakan

Aku rindu zaman ketika “tsiqoh” menjadi kekuatan,
bukan keraguan apalagi kecurigaan
Aku rindu zaman ketika “tarbiyah” adalah pengorbanan,
bukan tuntutan dan hujatan
Aku rindu zaman ketika “nasihat” menjadi kesenangan,
bukan su'udzon atau menjatuhkan

Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da'wah ini

Aku rindu zaman ketika “nasyid ghuroba” menjadi lagu kebangsaan

Aku rindu zaman ketika hadir di “liqo” adalah kerinduan, dan terlambat
adalah kelalaian

Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh
dengan ongkos ngepas dan peta tak jelas

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar jalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh dawah di desa sebelah

Aku rindu zaman ketika akan pergi liqo selalu membawa uang infak, alat tulis, buku catatan dan Qur'an terjemahan ditambah sedikit hafalan

Aku rindu zaman ketika seorang binaan menangis karena tak bisa hadir di liqo
Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu depan diketok untuk mendapat berita kumpul subuh harinya

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan ongkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya
Aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya

Aku rindu zaman itu,
Aku rindu...


Ya ALLAH,
Jangan Kau buang kenikmatan berda'wah dari hati-hati kami
Jangan Kau jadikan hidup ini hanya berjalan di tempat yang sama

[Rahmat Abdullah]

Selasa, 08 Juni 2010

kita "Buta peta"

9 juni 2010

"dimana? jadiji qt temanika ambil laptop???" begitulah kira2 sms singkat yang msuk ke Handphone jadulku
segera ku reply
"InsyaAllah jadi, tapi jam 11 ya karena ada yg saya kerja dulu...."

***
hari ini kami (saya dan ainun) akan menjelajah kota makassar mencari alamat Acer center Jl.mesjid Almarkas dengan berbekal nekat dan pengetahuan minim. laptop yg telah lama diservis harus segera di ambil. beberapa tugas kampusnya menumpuk gegara barang itu lama bersemedi di tempat servis. alhasil siang ini kami janjian ketemu dan memutuskan "nekat" membela jalanan makassar demi kamu #eh..maksudnya demi laptop ^^V

***
perjalan siang ini akan sedikit berbeda.
pertama karena kami (saya dan ainun) buta jalanan di kota makassar.

mengandalkan saya? saya adalah pendatang, mendiami makassar 1 tahun lebih bukan berarti saya sudah hapal betul setiap ruas jalanan makassar. saya hanya hapal jalanan ke kampus. naik pete-petepun (angkot) paling banter hapal satu rute kerumah kakak yaitu kampus- cendrawasih. selebihnya saya buta peta. #payah T,T

kedua.
berharap pada ainun?
itu sama saja dengan harapan palsu...hehehe.
perempuan asli makassar ini adalah anak rumahan yg hanya hapal jalur pete2 SMAnya, pete-pete ke kampus selebihnya dia lupa bahkan tidak tahu.
jadi berhentilah berharap padanya ^^V

Meskipun demikian perjalanan kami tetap dilakukan, dengan prinsip "bertanyalah agar tidak kesasar" disepanjang perjalanan kami tidak berhenti tertawa. saling melirik. tak henti-henti bertanya pada penumpang lain dan memastikan ke pak supir  kalau kami tidak lewat pemberhentian.

hingga sampailah ke tempat tujuan, walaupun sebelumnya ada insiden ditipu daeng becak >_<. biarlah jadi pengalaman yg mudah2an tidak terulang.